Weekend Fun Staycation di Swiss-Belresindences Kalibata yang Homey dan Friendly

Perjalanan trip staycation kami bulan Oktober kemarin, berlanjut ke Jakarta. Setelah sebelumnya menginap di Hotel Ciputra Cibubur (cerita lengkapnya bisa klik di sini), kami menginap di satu hotel yang juga dikelola oleh Swiss-Belhotel International, yaitu Swiss-Belresindences Kalibata, Jakarta Selatan.

Ini kali pertama kami menginap di jajaran hotel Swiss-Belresindences yang lebih mengadopsi konsep hunian apartemen. Dan memang benar ternyata Swiss-Belresindences Kalibata lokasinya berada di kawasan apartemen tapi tentu gedung hotelnya terpisah dari para penghuni apartemen. Kelebihan jajaran hotel Swiss-Belresindences kami lihat lebih homey dan friendly.

Lokasi dan Suasana yang Teduh

Lokasi Swiss-Belresindences Kalibata mudah dicapai karena tepat berseberangan dengan stasiun KRL Duren Kalibata. Jadi buat teman-teman yang datang ke Jakarta dari kota-kota satelit sekitar Jakarta, bisa menggunakan alternatif KRL untuk mencapainya. Untuk kalian yang datang menggunakan pesawat terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, hanya butuh waktu +15menit untuk mencapati hotel ini.

Nah, jika menggunakan kendaraan mobil dari arah Bandung, kalian bisa exit di gerbang tol Cawang, lalu menuju Jl. MT. Haryono dan berbelok di Jl. Cikoko Timur Raya, dan terus berjalan ke arah selatan melalui Jl. Pengadegan Timur. Swiss-Belresindences Kalibata tepat berada di hook perempatan dengan Jl. Raya Kalibata.

Suasana di kawasan sekitar Swiss-Belresindences Kalibata sangat teduh, banyak pohon-pohon tinggi berdaun rindang. Kami masuk ke area hotel dari arah Jl. Pengadegan Timur dan langsung menemukan area parkiran outdoor yang super luas dan teduh di samping kanan. Sebetulnya kami bisa belok kanan dan langsung drop off di depan lobby, cuma karena anak-anak dan mami Lenny masih tertidur di mobil maka papi James memilih turun ke parkiran basement supaya tidak terburu-buru.

Sempat bingung juga saat turun ke basement karena parkirannya bercampur dengan kendaraan penghuni apartemen. Ada petunjuknya sih untuk turun dua lantai basement (seingat kami), tapi yang menyulitkan adalah menemukan pintu dan lift mana yang menuju ke lobby hotel Swiss-Belresindences Kalibata (sebab tidak ada signage-nya). Setelah dua kali bertanya petugas setempat, akhirnya kami diarahkan parkir di dekat pintu Tower Office Trembesi (gambar panah putih pada foto di bawah).

Lobby Luas dan Nyaman

Ternyata benar memang lift tersebut yang paling dekat dengan pintu lobby Swiss-Belresindences Kalibata (posisinya ditunjukkan tanda panah putih pada foto di bawah). Begitu keluar lift kami langsung menemui taman hijau berpohon rindang. Di ujung taman terdapat beberapa pool yang hanya bisa digunakan penghuni apartemen. Di sisi kiri ada mini market jaringan ternama di Indonesia.

Berbalik arah dari lift, kami menuju lobby Swiss-Belresindences Kalibata. Kami disapa ramah petugas keamanan yang mengarahkan kami mengecek suhu dan menggunakan automatic sprayer hand sanitizer. Pintu lobby otomatis yang membuka sendiri mengantar kami masuk ke welcoming area hotel.

Ada banyak kursi dan sofa di tempatkan di lobby area. Beberapa jenis sofa empuk, tapi ada juga kursi rotan bersandaran tinggi. Suasananya warm, beberapa karpet digunakan, memberi kesan mewah sekaligus mempercantik ruangan.

Di sisi dekat pintu masuk, terdapat bar yang melayani pesanan tamu yang sedang menunggu atau mengadakan pertemuan kecil di area lounge, yaitu Jade Terrace. Di teras ini teman-teman bisa mengadakan meeting dengan klien, rekan kerja/bisnis, atau pertemuan singkat sambil ngobrol santai dengan kerabat dan saudara.

Di satu sudut lobby juga disediakan fasilitas public computer yang bisa teman-teman gunakan secara bebas. Keith sendiri sempat mejeng di spot selfie yang ada di dekatnya.

Kami kemudian menuju front office desk untuk proses check-in. Meja receptionist-nya tidak terlalu besar, hanya ada dua lajur antrian. Dari balik pembatas kaca prokes, staf front office Swiss-Belresindences Kalibata menyambut ramah. Lenny yang mengurus check-in sebentar saja sudah menyelesaikan administrasi, nggak pake ribet, nggak perlu nunggu lama ๐Ÿ˜Š dan mbak front office dengan ramah menanyakan, โ€œIbu, koper-koper bawaannya dimana? Biar rekan saya nanti yang membantu ya…โ€ Ia segera mengarahkan seorang mas bellboy untuk membantu membawakan koper dan menunjukkan kamar kami.

Untuk overview suasana hotel dan lobby, kalian bisa lihat video berikut:

Grand Deluxe Room

Kami diarahkan mas bellboy naik melalui lift tamu, semetara ia menggunakan lift barang yang terpisah. Kamar kami menginap di Swiss-Belresindences Kalibata berada di lantai 6, tepatnya kamar nomor 620. Kamar yang kami huni adalah tipe Grand Deluxe Room, satu tingkat di atas Deluxe Room. Kamar tipe ini hanya ada 2 unit di setiap lantai, total ada 22 kamar. Luasnya 28m2, lebih luas dari tipe Deluxe yang 24m2, sementara untuk fasilitas kamarnya keduanya sama.

Begitu masuk kamar, di sebelah kiri kami ditempatkan wardrobe closet untuk menggantung pakaian dan dilengkapi gantungan serta satu bathrobe. Selain itu disediakan satu senter untuk keadaan darurat. Di sampingnya menempel satu meja menaruh koper dan safe deposit box yang masuk untuk laptop 14โ€ juga mini refrigerator dan coffee/tea maker facilities. Sangat efisien untuk pemanfaatan ruangan tetapi juga praktis karena segala keperluan selama menginap diposisikan di satu tempat.

โ€œAsyik view-nya..! Wow, liat papi ada playground di bawah!โ€ seru Keith begitu masuk ke area bedroom dan menengok jendela kamar. Ya, view kamar ini memang mengarah ke playground dan gedung-gedung lain di area apartemen seputar Swiss-Belresindences Kalibata dan mengarah ke pool untuk penghuni apartemen, jadi punya pemandangan menarik dan hijau. Tepat di samping jendela kamar ini ditempatkan satu kursi empuk bersandaran tinggi, perfect spot untuk ngopi atau baca sambil menikmati pemandangan.

Kasur yang disediakan adalah double bed dan malam itu kami tidur nyenyak sekali. Usut punya usut, di pagi harinya kami penasaran dengan ranjangnya dan setelah sprei disingkap ternyata mereknya King Koil. Wah pantesan aja kami mimpi indah malam itu ๐Ÿ˜Š. Jaminan mutu memang Swiss-Belresindences Kalibata!

Meja kerjanya tepat berada berseberangan dengan ranjang. Leluasa juga untuk dipakai kerja buat papi James. Di atas meja ini ditempatkan TV flat 32โ€ ber-channel TV kabel. WIFI juga disediakan secara free untuk menunjang komunikasi saat kerja atau chat dan browsing. Dan yang spesial juga adalah welcoming treatment-nya berupa fruit & cake dan kartu ucapan tertuju spesial kepada kami dari General Manager Swiss-Belresindences Kalibata.

Masuk ke bathroom kamar Swiss-Belresindences Kalibata, terdapat wastafel dengan amenities yang lengkap, dan towel yang sangat mencukupi jumlahnya. Toilet-nya berjenis duduk. Bathroom ini berfasilitas hot & cold shower. Nilai plusnya adalah disediakan dua macam shower (hand shower dan rain shower). Pengoperasian knopnya agak sulit di awal, tapi kalo sudah terbiasa malah lebih mudah karena dua knop yang ada mengakomodir antara knop pemilihan keran dengan shower, sementara knop lain untuk suhu. Jadi, pengoperasiannya cukup andalkan dua knop itu.

Penyediaan keran di bath room kamar Swiss-Belresindences Kalibata juga memudahkan teman-teman yang ingin ambil air wudhu. Wet area-nya juga terlindungi dan dibatasi dengan baik, jadi air tidak banyak muncrat ke dry area. Buat Keith, ia betah main-main di wet area karena airnya hangat stabil dan semprotan di kerannya bisa dipakai pijit air ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜†… ada aja tuh idenya dia, papi James jadi ikut-ikutan pijit air deh…๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

Baca Juga:

  1. Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan, Menginap Seru di Family Two Bedroom-nya yang Super Luas
  2. Swiss-Belresort Dago Heritage, Hotel Berkelas yang Dekat dengan Alam Kawasan Bandung Utara
  3. Arion Swiss-Belhotel Bandung, Kombinasi Kenyamanan Family Suite Room dan Keramahan Pelayanan
  4. Zest Hotel Bogor, Menginap Nyaman dengan Harga Bersahabat untuk Liburan Keluarga atau Meeting Perusahaan
  5. Staycation di Family Room Zest Hotel Bandung yang Fresh dan Fun

Saturday NiGHT Hang Out

Selesai berbenah diri, kami dijadwalkan oleh Mbak Windi (Marketing Communication Swiss-Belresindences Kalibata) untuk menikmati acara hangout bareng. Ya, kebetulan kami menginap di Sabtu malam yang memang setiap malam Minggu-nya selalu ada acara live music sambil menikmati dinner buffet di lobby floor tepatnya di Jade Terrace.

Sebetulnya Satuday Night Hang Out diadakan di taman samping Jade Terrace, area terbuka di bawah pepohonan rindang dan berhiaskan lampu-lampu gantung yang dirangkai indah. Bikin suasana malam asyik buat hang out. Tapi sayang malam itu hujan, jadi acara hang out dipindah di area semi outdoor, di Jade Terrace. Pengen ngerasain sebetulnya suasana di hang out di outdoor ๐Ÿ˜Š, tapi cukup terwakili dari postingan berikut ini:

Sambil mengobrol santai dengan mbak Windi kami menikmati lagu-lagu yang dimainkan band musik. Malam itu, Saturday Night Hang Out dihadiri banyak pengunjung. Ada yang hadir sambil merayakan ulang tahun dan disambut oleh staf-staf Swiss-Belresindences Kalibata dengan perayaan kecil. Sebagian pengunjung mungkin tamu hotel juga. Mejanya banyak yang sudah di-reserved.

Untuk jamuan dinner Saturday Night Hang Out disajikan dengan sistem buffet dan juga food stall. Jenis makanannya beragam dari Indonesian food (baso tahu, soto Betawi, roti bakar, dll.), Italian food seperti pasta dan spaghetti, hingga makanan pembuka dan penutup seperti salad dan pudding.

Sungguh malam di Swiss-Belresindences Kalibata, ditutup dengan perut kenyang dan cerita menyenangkan. Mmhh, asyiknyaโ€ฆ!

Kampoeng Sarapan

Setelah tidur nyenyak semalaman, pagi harinya seperti biasa papi James bangun paling dulu. Segera saja papi menuju ke Jade Terrace untuk menikmati breakfast. Ya mumpung display-nya belum acak-acakan hihihiโ€ฆ bagus untuk difoto, hahahaโ€ฆ

Jadi kalo Minggu pagi, sarapan disajikan bukan di Swiss Cafรฉ (restoran utama Swiss-Belresindences Kalibata) melainkan di Jade Terrace. Sesuai namanya, Kampoeng Sarapan, maka bisa ditebak nuansa makanannya banyak ke Indonesian food khususnya makanan tradisional Nusantara. Para staf resto Swiss-Belresindences Kalibata pun berpakaian mengenakan kebaya Jawa yang mendukung konsep tersebut.

Makan di Kampoeng Sarapan, Swiss-Belresindence Kalibata, serasa dibawa ke suasana Indonesia Tempo Doeloe. Makanan yang disajikan hampir seluruhnya menu-menu tradisional Indonesia. Papi James dan Mami Lenny serasa dibawa ke zaman masih unyu-unyu ๐Ÿ˜„ dengan jajanan pasar dan permen coklat jadoelnya. Nostalgia zaman SD hihihiโ€ฆ biar anak-anak tahu juga jajanan papi maminya waktu kecil ๐Ÿ˜„

Semua makanan di Swiss-Belresindence Kalibata disajikan oleh pramusaji, hanya beberapa yang mengambil sendiri (seperti bakery & cake, beverage, gorengan) karena itu disediakan sarung tangan plastik. Kami suka dengan opor ketupat yang kuahnya lekoh gurih ditambah cemilan gorengan bala-bala dicocol bumbu kacang. Deuhhh.. hebring pisan euyyy!

Sedikit cerita di pagi hari, Keith agak terlambat bangun. Buat mancing Keith turun ke bawah, dikirimlah foto cotton candy dan permen-permen jadoel-nya via WA ๐Ÿ˜. Ga lama muncul deh dia, siap berburu permen dan coklat, hahahaโ€ฆ Eitss tapi sarapan dulu ya Keith sebelum makan candy dan coklatnya ๐Ÿ˜Š

Yang asyik juga di Kampoeng Sarapan adalah menunya bervariasi dan lezat, serta bisa menikmati di tengah suasana hijau dan sinar matahari pagi yang hangat.

Jangan lewatkan video suasana Kampoeng Sarapan di slide terakhir postingan di bawah ini yah…

Weekend Fun Activities

Nah, buat kalian yang ingin staycation bareng keluarga, Swiss-Belresindence Kalibata juga memiliki banyak pilihan aktivitas. Semua aktivitas untuk keluarga bisa dilakukan di lantai 3. Aktivitas paling utama ya tentunya berenang dan main di playground. Lihat video keseruan main di weekend pada slide terakhir postingan berikut:

Pool Swiss-Belresindence Kalibata semi outdoor, tertutup atapnya dan bebas dari hujan, tapi tetap ada udara segar bisa masuk. Lumayan dingin sih kalo sore hari pada musim hujan. Paling tepat memang renang di siang hari, bebas sorotan matahari ga perlu takut gosong ๐Ÿ˜.

Beres berenang anak-anak bisa langsung main di playground sepuasnya yang posisinya tepat di sebelah pool. Playground ini dinamai Skyparq karena memang ada di area balkon lantai 3 Swiss-Belresindence Kalibata sehingga mirip taman bermain di atas gedung.

Nah, kalo buat papi maminya bisa sedikit olahraga ringan di gym, sambil ngawasin anak-anak dari jendela gym ke playground. Buat bu-ibuk yang jenuh ngurusin rumah tangga, mau cobain relaksasi juga bisa. Tinggal pilih paket body treatment, dari massage, aroma atau foot therapy di wellness centre.

Dining at Swiss Cafรฉ

Pilihan utama untuk makan dan minum sebetulnya ada di Swiss Cafรฉ di lantai 1 gedung Swiss-Belresindence Kalibata. Swiss Cafรฉ di pagi hari dari Senin ke Sabtu, menyediakan menu breakfast untuk tamu hotel. Sistemnya full buffet hanya untuk omellete & egg yang dibuat fresh dan dilayani pramusaji. Salut dengan pemakaian sinar UV di rak-rak piring yang akan digunakan untuk hidienitas dan kesehatan alat-alat makan.

Area makannya memanjang terbagi dua, indoor dan outdoor. Di area outdoor bisa langsung melihat ke arah taman hijau dan asri. Bagi yang merokok dan lebih suka di area indoor disediakan ruangan khusus (smoking area).

Buffet utama pagi itu pilihannya campuran antara Indonesian dan Chinese Food. Untuk makanan pembuka kalian bisa memilih antara salad bar atau buah-buahan (buat kami buah-buahan adalah menu pembuka ๐Ÿ™‚ ) atau cake-cake dan roti kecil. Yang kami suka, disediakan healthy juice atau jus buah yang fresh baru dibuat, disajikan dalam botol yang disimpan di es. Mmmmh segar..

Kalo kami sendiri lebih memilih makan di area indoor, mengingat kemarin sudah mencoba di Kampoeng Sarapan.

Oh iya, kami juga sempat mencoba makan malam di Swiss Cafรฉ. Menu ala carte nya sangat beragam, dari Western, Indonesian, Asian, dan Italian. Karen memilih menu Ocean Salmon Steak, yang ikannya masih segar dan disajikan dengan mushroom sauce yang lezat. Papi James memilih Meat Lover Pizza yang ukurannya besar (bisa untuk 2-3 orang), isiannya lengkap dan kejunya meleleh, dan pastinya bersisa kalau dimakan sendirian hehehe.. Sementara mami Lenny Oxtail Soup, buntutnya besar-besar dan manis gurihnya pas. Kalo Keith sih tidak lepas dari Fish & Chip hihihiโ€ฆ. Overall makanan di Swiss Cafรฉ, Swiss-Belresindences Kalibata, mmhh.. yummy!

Untuk menu beverages-nya, kami memilih Vanilla Milk Shake, Butter Scotch Coffee (yang ini minuman baru launching nih), The Jade (campuran bunga cammomile, lemon, apel, dan jahe) dan Bora-bora (campuran pisang segar, nanas, leci, dengan susu, yoguhrt, dan madu). Pilihan Keith sudah bisa ditebak kan, heheheโ€ฆ. Beverages Swiss Cafรฉ, Swiss-Belresindences Kalibata memang segar dan asyik!

Penutup Staycation

Nggak kerasa kami telah dua malam bermalam di Swiss-Belresindences Kalibata. Banyak pengalaman baru kami dapatkan dan kami pikir Swiss-Belresindences Kalibata sangat cocok bagi keluarga, khususnya untuk staycation di weekend karena variasi aktivitas yang beragam dan juga fasilitas yang mumpuni.

Namun, bagi kalian yang datang untuk keperluan bisnis di seputaran Jakarta Selatan, Swiss-Belresindences Kalibata bisa jadi alternatif sebab memberikan kenyamanan dan pelayanan yang prima. Terbukti banyak instansi-instasi pemerintah yang sering menggunakan hotel ini untuk acara meeting, gathering, atau pun tempat stay untuk tamu-tamunya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai hotel dan reservasi kamar, bisa menghubungi:

Swiss-Belresidences Kalibata
Jl. Kalibata Raya No. 22
Jakarta Selatan 12740 
Indonesia
Mobile phone: 080-01-67-67-88
Telephone: +62-21-29-771-771 
E-mail: resvsakj@swiss-belhotel.com
Website klik di sini
Instagram klik di sini

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.